Mengenal Si Cantik Melati Costa, Tanaman Yang Memiliki Bunga 3 Warna
Siapa di sini penghobi tanaman juga? Jangan sepelekan hobi yang satu ini ya, sist. Kegiatan menanam baik di kebun atau di teras sempit, banyak bermanfaat untuk kita. Salah satunya sebagai penghilang stress dan sedikit olahraga. Bagi saya, kalau sudah angkat pot besar, bongkar pot, ganti media tanam, cukup bikin berkeringat dan bikin happy juga kalau sudah selesai.
Akhir-akhir ini saya sedang senang tanam bunga. Sebelumnya, saya lebih tertarik menanam sayuran atau buah yang ada hasil yang bisa dikonsumsi. Namun ternyata, benar-benar menguras energi. Mulai dari kurangnya sinar matahari karena lahan sempit, sampai gonta ganti hama yang berdatangan. Karena sayuran ini bisa dimakan oleh semua jenis makhluk hidup, tentunya banyak hewan liar yang menjadi betah ambil makanannya di taman mini saya. Mulai dari siput, kutu putih, sampai tikus. Habislah kalau sudah ada tikus. Belum lagi jamur dan bikin akar dan batang busuk karena lembap dan kurang full sinar matahari, akibat menanam di lahan sempit. Capek pokoknya! Saya sampai rehat dari dunia menanam, karena baru tanam saja, sudah sering mati. Hiks.
Tapi rasa ingin menanam itu muncul lagi. Dan kali ini saya lebih terpikir untuk menanam tanaman hias yang sekiranya tidak disukai hama, terutama tikus. Seperti mint, rosemarry, melati, mungkin wanginya selain bikin halaman segar, siapa tahu tikus enggan datang ke sini.
Awalnya saya iseng lihat-lihat tanaman yang sekiranya bisa memunculkan wangi. Antara melati, kemuning atau mawar yang wangi. Dan tak sengaja algoritma saya nyantol ke live jualan orang yang mengenalkan saya tentang Melati Costa.
Baru pertama lihat dan dengar penjelasan sellernya, saya langsung tertarik. Akhirnya saya order saja. Gak peduli di seller lain mungkin lebih murah, tapi kalau di sini, saya bisa order tanaman sesuai yang ada di live, jadi puas. Harga di kisaran 30ribuan. Katanya khusus live lebih murah. Dan sellernya bilang dikasih media tanam juga walau gak full. Biasanya tiap beli yang harga murah memang jarang yang dikasih media tanam.
Akhirnya orderan saya datang, kemasan rapi dan kondisi tanaman masih segar. Perjalanan cukup jauh, dari Batu Jawa Timur ke Bandung. Tapi alhamdulillah puas banget.
Semua tanaman langsung saya simpan di ember baskom berisi air. Hal ini dilakukan agar tanaman tidak mudah stress saat pindah tanam.
Niatnya besok saya pindahkan tanaman ke pot bareng tanaman lain yang sudah saya order juga. Saya ingin tanam bareng dalam satu pot. Agar bisa saling melindungi, karena mau saya tanam juga semacam tomat, cabe dan seleldri juga agar tidak dimakan tikus. Jadi saya tanam model tumpang sari gitu.
Fyi, Melati costa adalah sejenis tanaman hias perdu berasal dari Brazil yang memiliki nama ilmiah Brunfelsia Uniflora. Dikenal juga dengan nama Liventoni atau Mentomori. Ada juga yang menyebut dengan Yesterday-Today-Tomorrow.
Tanaman melati ini memiliki keunikan tersendiri dibanding melati pada umumnya. Seperti kita ketahui, melati identik dengan warna putih dan wanginya yang khas. Untuk Melati Costa ini bunganya mampu memberikan 3 warna yang berbeda ketika ia mekar. Awal muncul ia akan berwarna ungu pekat, esoknya memudar menjadi ungu muda dan 2 hari kemudian menjadi putih bersih seperti melati pada umumnya.
Bentuknya cenderung sederhana, namun memiliki wangi khas melati. Namun bagi saya, wanginya itu ada sedikit bau pesing, entah apa namanya ya? haha.
Perawatannya cukup mudah, tanaman ini termasuk tanaman yang butuh sinar matahari langsung agar rajin berbunga.
Semoga saja tanaman ini bisa subur, ya. Kemarin baru saya pindahkan ke pot. Dan hari ini kondisinya cukup baik. Walaupun tanaman lainnya malah agak layu.
![]() |
| Setelah pindah tanam metode tumpang sari (Melati Costa, Melati Jepang, Daisy) |
Next kalau sudah bagus saya mau update di sini. Semoga, yaaa. Salam berkebun!:)


.jpeg)
.jpeg)



Comments
Post a Comment
Silahkan berkomentar dengan baik, sopan dan boleh sedikit bercanda tanpa keterlaluan, ya. No Spam No Iklan.