Mengintip Serial Baru Kaali dan Gauri ANTV

Thursday, March 03, 2016


sumber gambar


HoyongNyerat (03/03/2016)- Pekerjaan Rumah tangga terkadang membuat saya bosan juga. Dan disela-sela waktu santai saya saya menghibur diri dengan menonton televisi. Salah satu yang menarik perhatian saya setelah dulu sempat mengikuti beberapa episode serial Uttaran adalah serial dari negeri India yang berjudul Kaali dan Gauri.

Owh, ternyata saya keracunan serial-serial India itu ya? Hehe... Sebenarnya serial India yang pernah saya ikuti (walaupun hanya beberapa episode awal) mengangkat tema yang cukup menarik. Seperti Uttaran, yarg mengangkat tema persahabatan antara dua orang anak dengan cerita yang unik walaupun rumit, dan makin kesini malah makin rumit. Sekian Uttaran-nya, kita lanjut ke Kaali dan Gauri.


Diawali dengan penjelasan bahwa serial ini dibuat karena terinspirasi dari mitos-mitos yang berkembang di daerah India sana. Yang mana, serial ini diharapkan dapat 'mencerahkan' pemikiran masyarakat agar tidak terkungkung pada mitos.

Cerita dimulai saat Vishwar ingin mendapatkan anak perempuan yang ia percayai bahwa anak perempuan yang lahir adalah perwujudan dewi Sitta. Sehingga, ia akan menempuh berbagai cara agar mendapat anak perempuan. Keinginannya terkabul, meskipun banyak sekali rintangan saat akan melahirkan. Dikarenakan tidak ingin anak perempuannya terkena musibah dan bencana, ia mencari cara agar anaknya bisa bertahan hidup dan terhindar dari segala marabahaya. Seorang pendeta yang ia percayai menyarankan agar anak perempuannya diberi semacam jimat hidup. Dan jimat itu adalah Kaali yang ia ambil dari sepasang orang tua yang tidak menginginkan anak perempuannya, bahkan hendak menguburnya hidup-hidup.

Dari cerita yang diangkat cukup menarik bagi saya, hanya saja semua adegan menurut saya terlalu didramatisir. Misal, sosok Vishwar yang di beberapa adegan dia merupakan orang kaya yang dermawan, hingga rela memberi hadiah atau sedekah yang banyak, namun untuk sekedar mengakui Kaali atau sekedar memanusiakan Kaali dia tidak bisa. Terlalu 'lebay' menurut saya.

Sekarang saya masih mengikuti serial ini, namun ritme ceritanya menurut saya cukup agak mulai membosankan. Misal, beberapa kesalahan Kaali yang tentunya menyalahkan sosok ibu angkat yang menyayanginya. Menurut saya adegan ini terasa berulang-ulang dan membosankan. Atau adegan menjahati Kaali dan selalu saja Kaali mendapat musibah dan terselamatkan di akhir-akhir waktu. Itu juga cukup sering. Jangan terlalu diambil hati, ini cuma pendapat saya pribadi. Tapi memang unik cerita yang diangkat, karena mitos-mitos di India sepertinya menjadi magnet dari cerita ini, dengan tradisi dan budaya India yang kental.

Kalau saya lihat dari berbagai serial India, sepertinya hampir mirip dengan Indonesia, ya? Apa karena yang berada dibalik layar persinetronan Indonesia (sering lihat nama-nama India di bagian produser atau apalah itu) itu kebanyakan orang India atau keturunannya? Hehe... maaf kalau tidak berkenan.

Saya harap serial ini episodenya tidak terlalu banyak bahkan sampai beratus-ratus atau malah beribu-ribu, hihi... Jujur saya belum cari info serial ini dari jumlah episode serta sinopsis-sinopsis atau biodata para pemain.

Ini cuma pemikiran saya atas beberapa kegeregetan saya akan serial ini, selebihnya serial ini cukup bagus menurut saya. Ya, semoga saja tidak membosankan dan bikin kepala pusing, hehe...

You Might Also Like

8 komentar

  1. Lagi booming ya serial India...sayangnya saya nggak begitu seneng nonton serial atau sinetron2. Dulu sempat suka, tapi karena ceritanya panjang jadi bosen..hehe

    ReplyDelete
  2. Hihihi iyaaaa kyke sinetron India-Indonesia mirip, produsernya org2 yg sama kali ya? :))

    keluargahamsa(dot)com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi... mirip menurut saya, tapi pasti beda orangnya, cuman asalnya mungkin sama atau keturunan.

      Delete
  3. Jangan-jangan nanti kaya' utteran -,-

    ReplyDelete
  4. Saya malah binggung sama serial drama begini, habis banyak banget episodenya mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi, iya... saya juga udah gak terlalu ngikutin.

      Delete

Silahkan berkomentar dengan baik, sopan dan boleh sedikit bercanda tanpa keterlaluan, ya. No Spam No Iklan.

There was an error in this gadget

Popular Posts

Flickr Images