Saya dan Magicom

Sunday, March 27, 2016

Magicom merupakan benda wajib bagi para ibu rumah tangga terutama bagi saya, untuk menanak nasi. Tak seperti jaman dulu yang begitu ribet menanak nasi yakni dengan 2 kali pemasakan (kalau ibu saya dulu gitu) direbus dulu berasnya baru di kukus pakai kukusan dengan waktu yang cukup lama. Sekarang tinggal masukan beras dalam wadah magicom atau rice cooker, lalu masukan air sesuai takaran,  nyalain mode "cook" dan tunggu saja deh nanti bunyi "ceklek!" pertanda beras sudah menjadi nasi!

Saya mulai menjalankan magicom ini dari sebelum nikah, di rumah ibu bertengger magicom merah merk Yong Ma. Aweeet  sekali dari jaman saya SD kalau gak salah. Rusak-rusak sewaktu saya udah nikah berganti merk Cosmos. Modelnya manual bukan yang digital dengan aneka menu masakan yang bisa diproses, seperti punya kakak saya dulu. Tapi, jangan salah lhooo model manual kayak gini lebih awet menurut saya. Soalnya, magicom digital punya kakak baru beberapa bulan sudah rusak aja tuh.  Dan akhirnya kakak saya juga beralih ke model manual (mungkin tergantung ke kondisi dan kualitas juga, ya).

Sayapun dibekali magicom dari hasil seserahan waktu nikah. Merk-nya Miyako warna putih hijau. Jadi gak perlu beli pas memulai nikah, hehe... (yang dapet ginian pas nikah pasti banyak deh, hihi).

Gara-gara kesalahan saya yaitu
selalu tidak mengelap bagian wadah yang ternyata basah membuat magicom Miyako milik saya kebakar. Rusak deh, Alhasil saya musti beli lagi yang baru.

Sayapun membeli merk Miyako lagi, tapi dengan warna berbedaa. Entah karena gagal produksi atau gimana, magicom saya tidak bertahan lama mungkin sekitar 2-3 bulan saya pakai magicom itu sudah rusak. Mana waktu saya mepet karena saya berniat pindah ke Bandung beberapa bulan kedepan dan dengan kondisi ekonomi sedang kurang. Jadi saya dan suami putuskan untuk beli magicom yang kecil saja biar lebih murah, karena untuk suami saya sendiri kelak (LDR ceritanya).

Kamipun pergi ke sebuah toko di Surabaya yang letaknya berada di daerah Ketintang. Ada toko yang sering mengobral barangnya, lumayan. Cuma, banyak dari merk yang tidak terkenal.
Suami saya tertarik dengan magicom mini dengan merk CMOS.
Merknya baru dengar untuk produk Magicom. Tapi, harganya lumayan buat berhemat karena masih banyak keperluan lain.

Suami bilang tak apa untuk sementara ini, nanti sekiranya sudah gak LDR bisa beli yang besar. Saya iya-in aja, dan kamipun deal dengan penjual.

Ini dia penampakannya:

magicom CMOS

Ini spesifikasinya:

Spesifikasi Magicom CMOS

Model: CR20LJ
Tegangan: 220 V~
Frekuensi: 50Hz
Daya Listrik: 350W
Kapasitas: 1,2L



Sudah hampir 2 tahun saya pakai magicom ini, dan cukup puas. Ternyata walaupun buka merk yang terkenal kualitasnya oke juga. Nasi gak pernah gampang basi, normal-normal saja. Cuma sayang gak ada kukusannya. Apakah model kecil itu gak ada kukusannya? Tapi dengan kapasitas kecil seperti ini cocok untuk yang sedang ngekost biar agak hemat.

Postingan ini tidak bermaksud untuk mempromokan suatu produk dan hanya sekedar mereview dari pengalaman saya.

You Might Also Like

4 komentar

  1. awet juga ya mini magic kom nya walau gak ber merk.. 2 tahun masih awet aja.. tapi overall jaman sekarang apa apa serba instant. aku lebih suka nasih yang dimasak tradisional 2x itu, tapi kan aku gak bisa masak nasi, sedang kan my mom mau nya yang praktis. ya sudahlah *loh, curhat*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau menurut saya sama aja, hehe... lidahnya udah terbiasa dan males ribet, hehe... yang paling enak menurut saya kalau yang dimasak di atas hawu atau kompor api unggun gitu... haduh apa sih namanya...?

      Delete
  2. Weeh lama juga ya mba. Dan sekarang semakin banyak merk ya mba. Yo terkadang saya rindu masak nasi di kukus , rasanya beda. Tp, waktunya itu loh hehe.

    ReplyDelete

Silahkan berkomentar dengan baik, sopan dan boleh sedikit bercanda tanpa keterlaluan, ya. No Spam No Iklan.

There was an error in this gadget

Popular Posts

Flickr Images