Di Halaman itu... (horrornya dikit kok)

Monday, July 06, 2015

Saat itu seperti biasa, aku dan kakak perempuanku berangkat mengaji di sebuah tajuk atau musholla. Rutinitas seperti ini sudah biasa kami lakukan. Aku yang masih berusia 5 tahun hanya tahu mengaji itu mengasyikan, bisa bertemu teman-teman dan ikut-ikutan saja.

Mengajipun usai, aku dan kakakku bergegas pulang ke rumah kontrakan kami. Disana mungkin telah menunggu ibu dan bapakku, di rumah kontrakan kecil namun penuh kehangatan.

Begitu menyenangkan menyusuri jalan di saat malam, saat lampu-lampu menyala. Namun tiba-tiba raut muka kakak berubah saat akan
memasuki halaman luas yang menuju rumah kontrakan kami.
Rumah kontrakan kami bersembunyi dan berada di ujung tepatnya di belakang rumah ibu yang punya kontrakan. Bukan, bukan karena takut pada ibu kontrakan akan menagih uang sewa atau sama suaminya yang suka sekali bikin aku nangis karena keisengannya (mungkin karena aku lucu? hehe-intermezzo), mereka orang baik kok, bener-bener baik!
Tapi, suasana halaman rumah yang luas dan sepi serta dikiri kanan terdapat banyak pohon mangga berdiri, membuat kami cukup takut juga.

Seolah memberi isyarat, dan akupun nurut kami berjalan seperti tergesa-gesa. Tak lama kemudian...ada suara yang memanggil namaku,
"Santi!"
Aku dan kakak tanpa diperintah langsung pakai jurus seribu kaki sambil komat-kamit membaca surat pendek yang ke 114...

Suara siapakah itu?

Esoknya kakak bertanya pada anak yang punya rumah. Namanya Ikin, dia orangnya  baik tapi agak jahil biasanya. Apa semalam ia mencoba menakut-nakuti kami?
Dan dia 'keukeuh' gak ngaku. Kalaupun iya, pasti pada akhirnya mengaku, tapi ini tidak dan serius, dia gak melakukannya.

*   *    *

Seperti biasa kami pulang mengaji menyusuri jalan yang sama. Saat tiba didepan halaman, kami saling mengerti dan jalan dengan tergesa serta tak lupa membaca surat An-Nas, surat ke-114 yang saat itu paling kami hafal, terutama aku yang masih 5 tahun!




Berdasarkan kisah nyata
Sumber: saya sendiri dan cerita dari kakak (karena waktu itu saya masih kecil jadi ada yang saya gak tahu sedikit)

You Might Also Like

6 komentar

  1. Ih takuuut :D
    Mak, follow2an yuk. Aku sudah follow blognya :)

    ReplyDelete
  2. Sy juga pernah kaya gitu Mak, pas ngajar di kelas habis magrib. kebetulan kelasnya di bawah tanah gt. Pas lagi nulis di papan ada yg manggil saya. Pas sy noleh dan tanya kenapa, murid2 sy bilang ga ada yg manggil. Hiiiii

    ReplyDelete
    Replies
    1. hiiiy... kayaknya demen mak sampe tahu nama segala... sereeem...ah

      Delete
  3. Huaaa kok serem bgt T.T
    aku dlu prnh dnger suara orng buang nafas d jendela kamar (d rumah yg dlu) .
    Dan emg daerah ny agak nganu sih.
    Itu aj udh komat kamit, apalg ini.
    Ya allah jgn sampe dehh.

    salam kenal ya kak :) Kawaii-diary98.blogspot.com

    ReplyDelete

Silahkan berkomentar dengan baik, sopan dan boleh sedikit bercanda tanpa keterlaluan, ya. No Spam No Iklan.

There was an error in this gadget

Popular Posts

Flickr Images